Taufik Tuanya Pimpin PAC PDIP Namrole, Amin Buton Tutup Musancab dengan Pesan Filosofis tentang Kepemimpinan

oleh -0 views

NAMROLE, MNN.COM – Pendidikan Kader dan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kecamatan Namrole dan Waesama resmi ditutup oleh Bendahara DPD PDI Perjuangan Maluku, Amin Buton, di Penginapan Denis, Namrole, Senin (15/6/2026).

Penutupan kegiatan yang dihadiri jajaran pengurus DPD, DPC, PAC hingga kader partai tersebut ditandai dengan penyampaian pesan-pesan organisasi kepada ketua dan pengurus PAC yang baru terpilih.

Dalam arahannya, Amin Buton mengingatkan bahwa kepemimpinan membutuhkan keberanian menghadapi tantangan, bukan menghindarinya.

“Lebih baik kita mampu menerobos hujan yang lebat daripada kita berteduh di tempat yang salah,” kata Amin di hadapan peserta Musancab.

Ia juga menyampaikan sebuah pesan filosofis tentang pentingnya kepercayaan diri dalam menjalankan amanah organisasi.

Menurutnya, seekor burung yang hinggap di atas dahan tidak pernah takut apabila dahan tersebut patah. Sebab, kepercayaan burung bukan terletak pada dahan tempat ia bertumpu, melainkan pada kekuatan sayap yang dimilikinya.

“Kepercayaan burung bukan pada dahan kayu, tetapi pada sayapnya sendiri. Artinya, kader partai harus percaya pada kemampuan dan kekuatan dirinya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi,” ujarnya.

Dengan penyampaian pesan tersebut, Amin Buton secara resmi menutup rangkaian Pendidikan Kader dan Musancab PDI Perjuangan Kecamatan Namrole dan Waesama yang berlangsung selama satu hari.

Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Namrole terpilih, Taufik Tuanya, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin partai di tingkat kecamatan.

Di hadapan pengurus DPD, DPC, serta para kader yang hadir, Taufik mengajak seluruh elemen partai untuk memperkuat kebersamaan dan gotong royong dalam membesarkan organisasi.

“Tanpa dukungan seluruh kader dan pengurus, partai di tingkat kecamatan tidak akan berjalan secara maksimal. Karena itu saya mengajak kita semua untuk bersama-sama membangun dan membesarkan partai,” ujarnya.

Taufik juga berharap DPD dan DPC PDI Perjuangan terus memberikan arahan, pembinaan, serta masukan kepada pengurus PAC agar roda organisasi dapat berjalan lebih baik di masa mendatang.

Menurutnya, Musancab tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum penyegaran dan regenerasi kader untuk melanjutkan program-program perjuangan yang telah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya.

“Hal-hal baik yang telah dikerjakan oleh pengurus sebelumnya akan kami lanjutkan dan tingkatkan demi kemajuan partai di Kecamatan Namrole,” katanya.

Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga soliditas kader, memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat ranting, serta menjalankan amanah partai dengan penuh tanggung jawab.

Musancab PDI Perjuangan Kecamatan Namrole dan Waesama sendiri merupakan bagian dari agenda konsolidasi organisasi yang bertujuan memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput sekaligus menyiapkan mesin partai menghadapi berbagai agenda politik ke depan.

Dengan terpilihnya kepengurusan baru, PDI Perjuangan di Kabupaten Buru Selatan diharapkan semakin solid dalam menjalankan program partai dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat bawah..