Muswil PKB Maluku 2025 Digelar di Ambon: Konsolidasi Kekuatan dan Penegasan Arah Perjuangan Politik
NMN.Com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Maluku menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) 2025 di Swisbell Hotel, Ambon, Rabu malam. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wasekjen DPP PKB, Anggia Ermarini, melalui pemukulan tifa—sebuah simbol budaya sekaligus penanda dimulainya konsolidasi besar PKB di Maluku.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, Bupati Buru Ikram Umasugi, serta Ketua DPW PKB Maluku Basri Damis. Para rohaniawan, tokoh masyarakat, kader partai, dan tamu undangan turut memberi warna pada forum musyawarah yang menjadi ruang strategis dalam menentukan arah politik PKB ke depan.
Kehadiran perwakilan partai lain seperti PDIP, Perindo, dan NasDem menegaskan bahwa Muswil ini menjadi wadah komunikasi lintas kekuatan politik demi mendorong pembangunan Maluku yang lebih progresif.
Dalam sambutannya, Anggia Ermarini menyampaikan apresiasi atas antusiasme para kader PKB di Maluku. Menurutnya, semangat itu mencerminkan potensi besar PKB di wilayah ini untuk tumbuh dan memperluas pengaruh politiknya.
“Energi para kader menunjukkan bahwa PKB Maluku memiliki ruang gerak yang luas untuk berkembang. Saya optimis, PKB akan menambah kursi dan memperkuat posisinya di parlemen provinsi,” ungkap Anggia.
Namun ia menegaskan bahwa tantangan pelayanan publik semakin kompleks. Karena itu, sinergi antara eksekutif, pimpinan fraksi, serta jajaran PKB di tingkat kabupaten/kota harus terus diperkuat guna memastikan aspirasi masyarakat tersalurkan dengan baik.
Di sisi lain, Anggia menyoroti kekayaan Maluku yang melimpah, khususnya pada sektor sumber daya alam. Dua blok minyak yang mulai bergerak disebutnya sebagai peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Sementara sektor perikanan yang sejatinya menjadi kekuatan utama Maluku dinilai masih belum digarap optimal.
“Potensi perikanan Maluku luar biasa besar, tetapi kontribusinya belum maksimal. Program Gemar Makan Ikan perlu dihidupkan kembali agar konsumsi ikan lokal meningkat dan industri perikanan mendapat dukungan nyata,” tambahnya.
Muswil PKB Maluku 2025 diharapkan menjadi titik awal penguatan struktur partai dan konsolidasi politik yang lebih kokoh. Dari Ambon, PKB menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai kekuatan yang mampu memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Maluku. (***)




