Bursel, MNN.Com — Di hamparan Lapangan Apel Mako Polres Buru Selatan, Desa Elfule, Kota Namrole yang sejuk, denyut kesiapsiagaan aparat keamanan kembali diperteguh. Jumat, 19 Desember 2025, Kepolisian Resor Buru Selatan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin Salawaku 2025”, sebagai ikhtiar menjaga rasa aman masyarakat menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Apel tersebut dipimpin langsung Kapolres Buru Selatan, AKBP Andi P. Lorena, S.I.K., M.H., dan dihadiri jajaran unsur pimpinan daerah. Tampak hadir Bupati Buru Selatan La Hamidi, S.H., Ketua DPRD Ahmad Umasangaji, S.Pd., Asisten II Adam Malik, S.E., Kadis Perhubungan Hasan Souwakil, Kepala Kemenag H. La Ambon, S.Ag., Kasatpol PP Ridwan Nyiu, Danki C Yonif 735 Nawasena Letda Inf. Akbar Arbai, serta unsur TNI dan instansi terkait lainnya.
Barisan pasukan berdiri rapi, mencerminkan kesiapan lintas sektor. Mulai dari Kompi Yonif 735 Nawasena, Koramil Leksula, Brimob, Sat Samapta, Sat Lantas, hingga gabungan fungsi Reskrim, Intel, dan Narkoba. Turut pula Satpol PP, Dishub, UPBU, KUPP, Dinkes, BPBD, serta unsur pendukung lainnya—semua menyatu dalam satu irama pengabdian untuk Buru Selatan.
Apel gelar pasukan ini menjadi penanda dimulainya kesiapsiagaan penuh aparat dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat pada momentum Natal dan Tahun Baru. Dari jalur-jalur rawan, pusat keramaian, hingga rumah-rumah ibadah, pengamanan disiapkan agar masyarakat dapat merayakan hari besar dengan tenang dan penuh sukacita.
Dalam amanatnya, Kapolres Buru Selatan membacakan pesan Kepala Kepolisian Republik Indonesia yang menekankan pentingnya sinergi, soliditas, dan profesionalisme seluruh personel dalam pelaksanaan Operasi Lilin Salawaku 2025.
Kapolres juga mengingatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, menyusul peristiwa banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara dan Aceh akibat tingginya curah hujan.
Kondisi ini, menurutnya, menjadi alarm bagi seluruh jajaran agar pengamanan Nataru dilakukan secara lebih ekstra dan maksimal.
“Personel harus selalu siap siaga menghadapi potensi gangguan kamtibmas, kemacetan lalu lintas, hingga kemungkinan bencana alam, terutama di jalur rawan dan lokasi kegiatan masyarakat,” tegas Kapolres.
Lebih dari sekadar pengamanan, Kapolres menekankan pentingnya pelayanan humanis, responsif, dan profesional. Pengamanan rumah ibadah, pengaturan arus lalu lintas, hingga bantuan cepat dalam situasi darurat harus dilakukan dengan pendekatan yang mengedepankan empati dan rasa kemanusiaan.
Melalui Operasi Lilin Salawaku 2025, Polres Buru Selatan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Di tanah yang diapit laut dan perbukitan ini, pengabdian aparat menjadi penjaga senyap agar Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat dirayakan dengan damai, tertib, dan penuh harapan.
[Nar’Mar]






